20  Struktur Atom, Ikatan, Stoikiometri, Kristal (2025)

Soal #45–#50 OSN-K Kimia 2025. Coba dulu, pakai petunjuk/referensi, baru buka pembahasan.


20.1 Soal 45

Perhatikan tabel energi ionisasi berikut untuk unsur periode 3. Urutan jari-jari atom yang benar adalah ….

  • A. A > B > C > D
  • B. D > B > A > C
  • C. A > C > B > D
  • D. D > A > B > C
  • E. B > A > C > D
  • Cari lompatan tajam pada data energi ionisasi berurutan tiap unsur — lompatan besar terjadi tepat setelah semua elektron valensi habis dicabut, sehingga posisi lompatan menunjukkan jumlah elektron valensi = nomor golongan.
  • Setelah tiap unsur teridentifikasi golongannya (dan periode-3-nya), tentukan nomor atom masing-masing unsur \(A\), \(B\), \(C\), \(D\).
  • Gunakan tren jari-jari atom dalam satu periode: semakin besar nomor atom, semakin kecil jari-jari (muatan inti efektif meningkat, jumlah kulit tetap) — susun urutan dari yang terbesar ke terkecil.

📚 Belum kuat konsepnya? Pelajari Tren Periodik — atau sumber eksternal.

Identifikasi tiap unsur dari lompatan besar energi ionisasi (IE). Lompatan tajam muncul tepat setelah semua elektron valensi habis dicabut, jadi posisi lompatan = jumlah elektron valensi = golongan.

Unsur Lompatan besar setelah IE ke- Elektron valensi Golongan (periode 3) Unsur asli
A ke-7 (\(11000 \to 33604\)) 7 17 \(\ce{Cl}\) (\(Z=17\))
B ke-6 (\(8490 \to 27107\)) 6 16 \(\ce{S}\) (\(Z=16\))
C (IE pertama tinggi \(1520\), naik mulus) 8 18 \(\ce{Ar}\) (\(Z=18\))
D ke-5 (\(6270 \to 21200\)) 5 15 \(\ce{P}\) (\(Z=15\))

Jadi nomor atom naik: \(D(15) < B(16) < A(17) < C(18)\).

Dalam satu periode, jari-jari atom mengecil seiring naiknya nomor atom (muatan inti efektif naik, kulit valensi sama). Maka jari-jari terbesar adalah yang nomor atomnya terkecil:

\[\underbrace{D}_{P} > \underbrace{B}_{S} > \underbrace{A}_{Cl} > \underbrace{C}_{Ar}\]

Sesuai opsi B.

📚 Pelajari: Tren Periodiksumber eksternal


20.2 Soal 46

Berikut adalah struktur ligan dietilentriaamin (dien). Jumlah isomer yang dimiliki oleh ion [Fe(dien)2]2+ adalah ….

  • A. 1
  • B. 2
  • C. 4
  • D. 6
  • E. 8
  • Ligan dien bersifat tridentat (mengikat 3 posisi sekaligus). Dua ligan dien pada satu ion Fe berarti bilangan koordinasi = 6, sehingga geometri kompleksnya adalah oktahedral.
  • Pada oktahedron, tiga posisi yang ditempati satu ligan tridentat bisa tersusun secara facial (fac) — ketiga donor berada di satu muka segitiga — atau meridional (mer) — ketiga donor segaris di satu meridian. Tentukan semua kombinasi kedua dien.
  • Setelah mendapat isomer geometri, periksa masing-masing apakah memiliki bidang simetri atau pusat inversi. Jika tidak ada, molekul bersifat kiral dan hadir sebagai sepasang enansiomer (isomer optis \(\Lambda\) dan \(\Delta\)).

📚 Belum kuat konsepnya? Pelajari Ikatan, Struktur Lewis, VSEPR & Muatan Formal · Dasar Kimia Organik: Gugus Fungsi & Reaksi Kunci — atau sumber eksternal.

Langkah 1 — Kenali ligan dan bilangan koordinasi. Dietilentriamin (dien), \(\ce{NH2-CH2CH2-NH-CH2CH2-NH2}\), punya tiga atom N donor, jadi bersifat tridentat (mengikat lewat 3 titik). Dua dien menempati \(2 \times 3 = 6\) posisi, sehingga \(\ce{[Fe(dien)2]^{2+}}\) adalah kompleks oktahedral dengan bilangan koordinasi 6.

Langkah 2 — Sadari bahwa dien itu fleksibel tapi “berurutan”. Karena ketiga N satu dien terhubung berderet, ujung-ujungnya selalu berdekatan (cis), dan N tengah di antaranya. Yang membedakan isomer adalah bagaimana ketiga N tiap dien tersusun di oktahedron: fasial (fac) — ketiga N pada satu muka segitiga, atau meridional (mer) — ketiga N pada satu garis bujur (meridian).

Langkah 3 — Daftar susunan dua dien.

  • s-fac (fac simetris): kedua dien fasial dengan tata letak bercermin → punya bidang simetri, akiral = 1 isomer.
  • u-fac (fac asimetris): kedua dien fasial tapi tidak simetris → kiral, muncul sebagai sepasang enansiomer = 2 isomer.
  • mer–mer: kedua dien meridional → pada tingkat OSN dianggap punya simetri, akiral = 1 isomer.

Langkah 4 — Jumlahkan. \[1\,(\text{s-fac}) + 2\,(\text{u-fac, enansiomer}) + 1\,(\text{mer}) = \mathbf{4}\ \text{stereoisomer.}\]

Jadi jawabannya C (4).

Catatan jujur: enumerasi paling ketat sebenarnya memberi 5 (karena bentuk mer pun bisa kiral), tetapi 5 bukan opsi; perlakuan standar OSN yang menganggap mer akiral menghasilkan tepat 4. Angka 6 tidak muncul dari enumerasi mana pun yang benar — kemungkinan jebakan dari sekadar mengalikan bilangan koordinasi. Kunci C konsisten dengan perlakuan mer = akiral.

📚 Pelajari: Ikatan, Struktur Lewis, VSEPR & Muatan Formal · Dasar Kimia Organik: Gugus Fungsi & Reaksi Kuncisumber eksternal


20.3 Soal 47

Pernyataan berikut yang benar mengenai spesi NF, NF+, dan NF– adalah …. (I) NF bersifat diamagnetik (II) Panjang ikatan tertinggi dimiliki oleh NF– (III) HOMO semua spesi adalah orbital π* (IV) Orde ikatan NF adalah 2,5

  • A. Semua benar
  • B. (I), (II), (III) benar
  • C. (I), (II), (IV) benar
  • D. (II) dan (III) benar
  • E. (III) dan (IV) benar
  • Tentukan jumlah elektron total tiap spesi (NF, NF⁺, NF⁻), lalu bandingkan dengan molekul diatomik yang sudah dikenal — apakah ada yang isoelektronik dengan \(\ce{O2}\) atau \(\ce{NO}\)?
  • Susun diagram MO untuk tiap spesi menggunakan urutan energi yang sesuai (perhatikan letak \(\sigma_{2p}\) vs \(\pi_{2p}\)), lalu hitung orde ikatan \(= \dfrac{e^-_{\text{bonding}} - e^-_{\text{antibonding}}}{2}\). Orde ikatan menentukan kekuatan sekaligus panjang ikatan.
  • Setelah diagram MO tersusun, periksa HOMO (orbital berenergi tertinggi yang terisi) masing-masing spesi, dan cek apakah ada elektron tak berpasangan untuk menentukan sifat magnetik (paramagnetik vs diamagnetik).

📚 Belum kuat konsepnya? Pelajari Ikatan, Struktur Lewis, VSEPR & Muatan Formal — atau sumber eksternal.

Spesi NF isoelektronik dengan \(\ce{O2}\): N punya 7 elektron, F punya 9, total 16 elektron — sama seperti \(\ce{O2}\). Pakai diagram MO tipe \(\ce{O2}\) (urutan \(\sigma_{2p}\) di bawah \(\pi_{2p}\)), elektron bonding (b) \(=10\), lalu sisanya mengisi antibonding.

Langkah 1 — konfigurasi & orde ikatan tiap spesi

Spesi e⁻ isian terluar antibonding (a) Orde \(=\dfrac{b-a}{2}\)
\(\ce{NF}\) 16 \((\pi^*_{2p})^2\) 6 \(\frac{10-6}{2}=2\)
\(\ce{NF+}\) 15 \((\pi^*_{2p})^1\) 5 \(\frac{10-5}{2}=2{,}5\)
\(\ce{NF-}\) 17 \((\pi^*_{2p})^3\) 7 \(\frac{10-7}{2}=1{,}5\)

Langkah 2 — cek tiap pernyataan

  • (I) NF diamagnetik → SALAH. \(\ce{NF}\) punya 2 elektron tak berpasangan di \(\pi^*_{2p}\) (persis seperti \(\ce{O2}\)), jadi paramagnetik.
  • (II) Panjang ikatan tertinggi pada \(\ce{NF-}\) → BENAR. Orde ikatan terkecil (\(1{,}5\)) berarti ikatan terlemah dan terpanjang.
  • (III) HOMO semua spesi adalah \(\pi^*\) → BENAR. Elektron terluar (\(\ce{NF}\), \(\ce{NF+}\), \(\ce{NF-}\)) semuanya berada di orbital \(\pi^*_{2p}\).
  • (IV) Orde ikatan NF \(=2{,}5\) → SALAH. Orde ikatan \(\ce{NF}\) adalah \(2\); yang \(2{,}5\) adalah \(\ce{NF+}\).

Langkah 3 — kesimpulan. Yang benar hanya (II) dan (III).

Jawaban: D.

📚 Pelajari: Ikatan, Struktur Lewis, VSEPR & Muatan Formalsumber eksternal


20.4 Soal 48

Soal 48 2025 (halaman asli)

Ion trioksodinitrat (N2O32–) memiliki kerangka struktur Lewis sebagai berikut. Berdasarkan struktur Lewis yang paling stabil, pernyataan manakah di bawah ini yang benar?

  • A. Struktur tersebut mengandung 2 ikatan pi
  • B. Semua atom berada pada bidang yang sama (planar)
  • C. Semua atom N memiliki muatan formal 0
  • D. Semua ikatan N-O memiliki panjang ikatan yang sama
  • E. Struktur tersebut memiliki 3 struktur resonansi lain yang ekuivalen
  • Hitung total elektron valensi ion \(\ce{N2O3^{2-}}\) dengan rumus: jumlahkan elektron valensi semua atom, lalu tambahkan elektron sesuai muatan ion.
  • Gambar struktur Lewis paling stabil dengan meminimalkan muatan formal pada setiap atom — gunakan aturan muatan formal: \(\text{muatan formal} = e_\text{valensi} - e_\text{bebas} - \tfrac{1}{2}e_\text{ikatan}\).
  • Setelah struktur tergambar, periksa setiap klaim (jumlah ikatan \(\pi\), hibridisasi dan geometri tiap N, kesetaraan atom O, panjang ikatan) secara satu per satu berdasarkan domain elektron di sekitar masing-masing atom N.

📚 Belum kuat konsepnya? Pelajari Ikatan, Struktur Lewis, VSEPR & Muatan Formal — atau sumber eksternal.

Ion trioksodinitrat \(\ce{N2O3^2-}\) (kerangka: dua N berikatan; satu N mengikat 1 O di atas, satu N lagi mengikat 2 O di bawah).

Langkah 1 — Hitung elektron valensi. \(2(5)_\text{N} + 3(6)_\text{O} + 2_\text{(muatan)} = 30\) elektron \(= 15\) pasang.

Langkah 2 — Susun struktur paling stabil (muatan formal minimum). Bentuk paling stabil: satu ikatan rangkap \(\ce{N=O}\), sisanya ikatan tunggal:

\[\ce{O=N - N(-O^-)(-O^-)}\]

dengan tiap N membawa 1 pasang elektron bebas. Cek: 5 pasang ikatan + 10 pasang bebas \(= 30\) e. Muatan formal: kedua N \(= 0\), O rangkap \(= 0\), dua O tunggal masing-masing \(-1\). Jumlah \(= -2\) (cocok dengan muatan ion).

Langkah 3 — Uji tiap pilihan.

  • A salah: hanya ada 1 ikatan pi (dari satu \(\ce{N=O}\)), bukan 2.
  • B salah: N yang mengikat 2 O punya 4 domain (3 ikatan + 1 PEB) \(\Rightarrow\) \(sp^3\), piramidal — tidak planar.
  • C benar: pada struktur paling stabil kedua atom N bermuatan formal 0.
  • D salah: ikatan \(\ce{N=O}\) (rangkap, pendek) berbeda panjang dari \(\ce{N-O}\) tunggal.
  • E salah: ketiga O tidak setara (satu O rangkap pada N atas, dua O tunggal pada N bawah), jadi tidak ada 3 resonansi ekuivalen.

Jawaban: C.

📚 Pelajari: Ikatan, Struktur Lewis, VSEPR & Muatan Formalsumber eksternal


20.5 Soal 49

Sebanyak 50 cm3 suatu gas yang kemungkinan termasuk golongan alkana, alkena, atau alkuna membutuhkan 325 cm3 oksigen untuk pembakaran sempurnanya (kedua volume diukur pada T dan P yang sama). Gas tersebut memiliki rumus molekul ….

  • A. \(\ce{C4H8}\)
  • B. \(\ce{C4H10}\)
  • C. \(\ce{C4H14}\)
  • D. \(\ce{C8H14}\)
  • E. \(\ce{C8H18}\)
  • Pada \(T\) dan \(P\) yang sama, perbandingan volume gas = perbandingan mol (Hukum Gay-Lussac/Avogadro). Gunakan ini untuk mengubah rasio volume \(\ce{O2}\) : gas menjadi koefisien stoikiometri reaksi pembakaran.
  • Tulis persamaan pembakaran sempurna umum untuk hidrokarbon \(\ce{C_xH_y}\): \[\ce{C_xH_y + \left(x+\frac{y}{4}\right)O2 -> x CO2 + \frac{y}{2} H2O}\] lalu nyatakan koefisien \(\ce{O2}\) sebagai persamaan dalam \(x\) dan \(y\).
  • Substitusikan nilai koefisien \(\ce{O2}\) yang diperoleh ke persamaan \(x + \dfrac{y}{4} = \ldots\), kemudian uji setiap pilihan rumus molekul alkana/alkena/alkuna untuk menemukan mana yang memenuhi persamaan tersebut.

📚 Belum kuat konsepnya? Pelajari Konsep Mol · Dasar Kimia Organik: Gugus Fungsi & Reaksi Kunci — atau sumber eksternal.

Pada \(T\) dan \(P\) sama, perbandingan volume = perbandingan mol (Hukum Gay-Lussac). Jadi tiap 1 volume gas butuh

\[\frac{V_{\ce{O2}}}{V_{\text{gas}}}=\frac{325}{50}=6{,}5 \text{ mol } \ce{O2}.\]

Pembakaran sempurna hidrokarbon \(\ce{C_xH_y}\):

\[\ce{C_xH_y + \left(x+\tfrac{y}{4}\right) O2 -> x CO2 + \tfrac{y}{2} H2O}\]

Maka koefisien oksigen harus memenuhi

\[x+\frac{y}{4}=6{,}5.\]

Uji pilihan:

  • \(\ce{C4H10}\): \(4+\tfrac{10}{4}=4+2{,}5=6{,}5\)
  • \(\ce{C4H8}\): \(4+2=6\)
  • \(\ce{C8H18}\): \(8+4{,}5=12{,}5\)

Hanya \(\ce{C4H10}\) (butana, alkana) yang cocok. Jawaban: B.

📚 Pelajari: Konsep Mol · Dasar Kimia Organik: Gugus Fungsi & Reaksi Kuncisumber eksternal


20.6 Soal 50

Suatu material kristalin dianalisis menggunakan difraksi sinar-X dengan radiasi Cu Kα(λ = 1,5406 Å). Puncak difraski orde pertama teramati pada sudut 2θ = 30,0 °C. Berapakah jarak antarbidang kristal (d-spacing) yang sesuai dengan puncak ini?

  • A. 0,100 nm
  • B. 0,154 nm
  • C. 0,257 nm
  • D. 0,298 nm
  • E. 0,308 nm
  • Gunakan Hukum Bragg: \(n\lambda = 2d\sin\theta\), di mana \(n=1\) untuk difraksi orde pertama.
  • Perhatikan bahwa sudut yang diberikan adalah \(2\theta\), bukan \(\theta\) — bagi dua dulu sebelum menghitung \(\sin\theta\).
  • Setelah mendapat \(\sin\theta\), selesaikan untuk \(d = \dfrac{\lambda}{2\sin\theta}\); ingat satuan \(\lambda\) dalam Ångström (Å), dan \(1\ \text{Å} = 0{,}1\ \text{nm}\).

📚 Belum kuat konsepnya? Pelajari Analisis Dimensi · Aljabar untuk Kimia — atau sumber eksternal.

Pakai hukum Bragg: \(n\lambda = 2d\sin\theta\) untuk orde pertama \(n=1\).

1. Tentukan \(\theta\). Yang diberikan adalah sudut \(2\theta = 30{,}0^\circ\) (satuan “\(^\circ\)C” pada soal jelas salah ketik, maksudnya derajat sudut), jadi

\[\theta = \frac{30{,}0^\circ}{2} = 15{,}0^\circ\]

2. Hitung \(d\). Dengan \(\lambda = 1{,}5406\ \text{Å}\) dan \(\sin 15{,}0^\circ = 0{,}2588\):

\[d = \frac{n\lambda}{2\sin\theta} = \frac{1{,}5406}{2(0{,}2588)} = \frac{1{,}5406}{0{,}5176} \approx 2{,}976\ \text{Å}\]

3. Ubah ke nm. \(1\ \text{Å} = 0{,}1\ \text{nm}\), jadi

\[d \approx 0{,}298\ \text{nm}\]

Jawaban D.

📚 Pelajari: Analisis Dimensi · Aljabar untuk Kimiasumber eksternal